Makna Taqwa Kepada Allah

Makna Taqwallah (ketaqwaan kepada Allah)

Sebagai insan yang beriman, hendaknya kita memahami makna taqwa. Kata taqwa sering kita dengar, namun sudahkah kita mengetahui maknanya ?

Oleh sebab itu, mari sejenak mempelajari ternyata ada beberapa makna taqwallah yang dikemukakan ulama sebagaimana berikut ini :

  1. Taqwallah adalah melaksanakan perintah yang mengundang ridha dan pahala Allah serta meninggalkan larangan yang akan berakibat murka dan siksa Allah. Rasulullah saw. bersabda, ”Intisari taqwa terdapat pada firman Allah Ta’ala,

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan,  memberi kepada kaum kerabat, Allah juga melarang perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (An-Nahl : 90)

Umar bin Abdul Aziz ra. berkata, ”Taqwallah bukan dengan menunaikan puasa sunah, melakukan shalat malam (qiyamullail), atau mengerjakan keduanya secara bersamaan. Akan tetapi taqwallah adalah meninggalkan apa yang diharamkan Allah dan menunaikan apa yang diwajibkan Allah. Barangsiapa setelah itu diberi anugerah kebaikan maka itu berarti kebaikan di atas kebaikan.”

  1. Taqwallah adalah takut kepada keagungan Allah, mengamalkan wahyu yang diturunkan-Nya, ridha dengan ketentuan-Nya, dan mempersiapkan diri untuk bertemu dengan-Nya pada hari Kiamat. Sebagaimana perkataan Ali bin Abi Thalib, ”Taqwa adalah takut kepada Dzat yang Agung, mengamalkan Al-Qur’an, merasa puas dengan yang sedikit, dan mempersiapkan diri untuk menyambut hari Kiamat.”
  1. Taqwallah adalah tindakan menjadikan Allah sebagai motivasi dan tujuan dalam setiap ucapan dan perbuatan. Abu Yazid Al-Busthami berkata, ”Seorang yang bertaqwa adalah orang yang apabila berbicara maka bicaranya karena Allah, dan apabila bertindak maka tindakannya karena Allah.”
  1. Taqwallah adalah menjaga kedekatan diri kepada Allah dengan meninggalkan semua sikap, ucapan, dan tindakan yang dapat membuatnya jauh dari Allah Ta’ala. Muhammad bin Hanif berkata, ”Taqwa adalah menjauhkan diri dari semua yang menjauhkanmu dari Allah Ta’ala.”

 Taqwallah adalah sikap pasrah dan perasaan tenteram kepada daya dan kekuatan Allah dan tidak menyombongkan diri dengan daya dan kekuatan diri sendiri. Sahl berkata, ”Seorang yang bertaqwa adalah orang yang berlepas diri dari daya dan kekuatan diri sendiri serta menyandarkan diri kepada daya dan kekuatan Allah.” (At-Taqwa/Shalah Mardini/ 16-17).